Pusat rujukan kesehatan jiwa, NAPZA, & stroke • Berdiri sejak 1920

Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi
Provinsi Sulawesi Selatan

RSKD Dadi merupakan UPT milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan berstatus BLUD. Sesuai penjelasan layanan unggulan, RSKD Dadi menonjolkan peran sebagai pusat rujukan kesehatan jiwa, NAPZA, dan layanan stroke & rehabilitasi di Makassar.

IGD 24 Jam

Triage (CTAS), true emergency & false emergency, pendekatan multidisiplin.

PHCU (Intensif Jiwa)

Ditonjolkan sebagai pusat rujukan kesehatan jiwa Indonesia Timur.

Stroke & Rehabilitasi

Fisioterapi, terapi okupasi, terapi wicara (Instalasi Rehabilitasi Medik).
Tampilan RSKD Dadi Makassar - Slide 1
Tampilan RSKD Dadi Makassar - Slide 2
RSKD Dadi • Makassar Profil, layanan, antrean online, edukasi kesehatan, dan kontak resmi.

Identitas & Profil Singkat

Berikut info lengkap tentang Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulawesi Selatan (Makassar), sesuai data yang Anda berikan.

Identitas

Nama: Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulawesi Selatan

Pengelola: UPT milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan berstatus BLUD

Fokus rujukan: pusat rujukan kesehatan jiwa, NAPZA, dan stroke

Berdiri sejak: 1920

Sejarah Singkat

Berdiri sejak 1920 dan berkembang dari fasilitas perawatan gangguan jiwa menjadi pusat layanan kesehatan jiwa di Indonesia Timur, sekaligus menonjolkan penguatan layanan NAPZA serta layanan stroke dan rehabilitasi.

Peran: Rujukan Indonesia Timur

Alamat

Jl. Lanto Dg. Pasewang No.34, Maricaya Sel., Kec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90113

Layanan Utama

Ringkasan layanan IGD, rawat jalan, rawat inap, dan penunjang medis, sesuai keterangan yang Anda berikan.

1) IGD (Gawat Darurat)

IGD 24 jam.

Cakupan IGD yang dijelaskan: triage (CTAS), penanganan true emergency & false emergency, dengan pendekatan multidisiplin.

Operasional: 24 Jam

2) Rawat Jalan (Poliklinik)

Rawat jalan diselenggarakan dalam beberapa unit yang mencakup layanan spesialis/subspesialis, termasuk pusat layanan saraf, jantung, eksekutif/MCU, dan lainnya.

Pilihan spesialis yang muncul untuk pencarian jadwal dokter (antara lain):

  • Psikiater
  • Neurologi/Saraf
  • Interna
  • Bedah Umum
  • Bedah Saraf
  • Jantung
  • Anak
  • THT
  • Obgyn
  • Ortopedi
  • Rehabilitasi Medik
  • Kedokteran Nuklir

3) Rawat Inap

Tersedia menu layanan Rawat Inap pada situs resmi (detail informasinya masih ringkas).

4) Layanan Penunjang Medis

Ada halaman Layanan Penunjang Medis (informasinya saat ini juga ditampilkan ringkas).

Telemedicine

Telemedicine (konsultasi online) untuk masyarakat yang tidak bisa datang langsung.

Layanan Unggulan yang Ditonjolkan

Program unggulan RSKD Dadi yang Anda sebutkan: PHCU, stroke & rehabilitasi, telemedicine, dan SILEWAI.

PHCU (Pelayanan Intensif Jiwa)

Disebut sebagai pusat rujukan kesehatan jiwa Indonesia Timur.

Unggulan: Rujukan Jiwa

Pusat Layanan Stroke & Rehabilitasi

Termasuk Instalasi Rehabilitasi Medik: fisioterapi, terapi okupasi, terapi wicara.

Fokus: Pemulihan Fungsi

Telemedicine (Konsultasi Online)

Poliklinik telemedicine untuk masyarakat yang tidak bisa datang langsung.

SILEWAI

Sistem Layanan Kesehatan Jiwa terintegrasi; tersedia informasi “alur pelayanan” (materi/visual).

Pusat Saraf & Jantung

Termasuk dalam pengelompokan unit rawat jalan (layanan spesialis/subspesialis).

Cara Daftar & Antrean

Panduan ringkas sesuai informasi yang Anda berikan (daftar online dan gambaran alur BPJS).

Gambaran Umum Alur BPJS (Rawat Inap)

Alur BPJS yang disebutkan ringkasnya:

  • Pastikan kepesertaan aktif
  • Periksa ke FKTP (puskesmas/klinik) untuk dapat surat rujukan bila perlu
  • Siapkan berkas (kartu BPJS + rujukan), lalu daftar di RS
Catatan: Untuk rawat jalan BPJS, mekanisme dapat berbeda (rujukan/antrean Mobile JKN, dll).

Rekomendasi Praktis (Darurat)

Untuk darurat, langsung ke IGD 24 jam.

Rekomendasi Praktis (Rawat Jalan)

Untuk rawat jalan, gunakan daftar online agar alur lebih rapi.

Rekomendasi Praktis (BPJS)

Siapkan skenario “paling aman”: kartu BPJS aktif + KTP + rujukan (kecuali gawat darurat).

Jam Operasional

Informasi jam layanan sesuai keterangan yang Anda berikan (yang bisa dipastikan dari sumber resmi).

IGD & Rawat Inap

24 jam. RSKD Dadi menegaskan IGD 24 jam, dan IGD/rawat inap tetap 24 jam ketika ada penyesuaian layanan lain.

Operasional: 24 Jam

Rawat Jalan / Loket Pendaftaran

Jam dapat berubah mengikuti kebijakan (mis. periode Ramadan/Libur). Contoh info perubahan jam layanan pernah dipublikasikan di Instagram resmi.

Saran: Pantau kanal resmi

Artikel Edukasi Kesehatan

Berikut artikel edukasi kesehatan sebanyak 3 paragraf.

Edukasi 1 — Kapan Harus Konsultasi Kesehatan Jiwa?

Kesehatan jiwa sering terabaikan karena gejalanya “tidak terlihat” seperti luka fisik. Padahal, tanda seperti gangguan tidur yang menetap, cemas berlebih, mudah marah, menarik diri dari lingkungan, sulit fokus, atau fungsi harian menurun bisa menjadi sinyal penting. Jika gejala berlangsung lama, memburuk, atau mengganggu aktivitas, langkah paling aman adalah konsultasi agar ada penilaian profesional dan rencana penanganan yang jelas.

Satu asumsi yang sering keliru adalah mengira waktu akan selalu menyelesaikan masalah. Seorang yang skeptis akan bertanya: apakah kita benar-benar membaik, atau hanya beradaptasi pada kondisi yang menurun? Bila sudah muncul perilaku berisiko, konflik relasi membesar, atau pekerjaan/sekolah terdampak, menunda justru meningkatkan biaya emosional dan sosial. Bantuan bisa dimulai dari edukasi, konseling, terapi, hingga rujukan lanjutan sesuai kebutuhan.

Dukungan keluarga penting, tetapi bukan pengganti tenaga kesehatan. Cara membantu yang efektif adalah mendengar tanpa menghakimi, mendorong rutinitas sehat, dan memastikan rencana perawatan dijalankan. Bila akses menjadi kendala, layanan konsultasi online/telemedicine (sesuai kebijakan layanan) bisa menjadi alternatif untuk memulai langkah pertama.

Edukasi 2 — Stroke: Kenali Gejala dan Jangan Menunda

Stroke merupakan kondisi gawat darurat: semakin cepat ditangani, semakin besar peluang hasil yang baik. Gejala bisa muncul tiba-tiba, misalnya wajah mencong, kelemahan salah satu sisi tubuh, bicara pelo/sulit bicara, gangguan penglihatan, pusing berat, atau penurunan kesadaran. Saat gejala muncul, keputusan paling aman adalah segera menuju IGD—bukan menunggu “nanti juga hilang”.

Banyak orang terjebak pada logika yang rapuh: karena gejala kadang mereda, dianggap bukan masalah serius. Padahal, gejala yang hilang sementara bisa tetap menandakan risiko tinggi. Faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, merokok, dan gangguan irama jantung membuat kewaspadaan harus lebih tinggi. Menunda berarti memberi waktu kerusakan bertambah.

Selain penanganan akut, pencegahan penting: kontrol tekanan darah, diet seimbang, aktivitas fisik terukur, tidur cukup, dan patuh obat. Setelah fase akut, rehabilitasi membantu memulihkan fungsi gerak, aktivitas harian, dan kemampuan bicara—sehingga perawatan berlanjut secara bertahap dan terukur.

Edukasi 3 — Rehabilitasi Medik: Latihan Terarah untuk Kembali Mandiri

Rehabilitasi medik bukan sekadar “latihan”, tetapi proses pemulihan terstruktur. Fisioterapi menarget kekuatan, keseimbangan, dan mobilitas; terapi okupasi membantu aktivitas harian seperti makan, berpakaian, dan fungsi kerja; terapi wicara membantu komunikasi serta masalah menelan. Kombinasi terapi disesuaikan dengan kondisi pasien dan tujuan pemulihan.

Kesimpulan “terapi tidak cocok” sering muncul terlalu cepat. Skeptis yang cerdas akan mengecek: apakah latihan konsisten, intensitasnya cukup, dan hambatannya sudah diatasi (nyeri, mood, motivasi, dukungan keluarga, akses transport)? Banyak progres terlihat kecil, namun akumulatif. Mencatat kemajuan dan mendiskusikannya dengan tim rehabilitasi membuat program lebih presisi.

Fokus terbaik adalah keberlanjutan: latihan aman, target realistis, evaluasi berkala, dan respons cepat bila ada gejala memburuk. Dengan rencana yang terukur, rehabilitasi bisa mempercepat kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

FAQ (6 Pertanyaan)

Pertanyaan yang sering ditanyakan terkait layanan, pendaftaran, jam operasional, dan kontak resmi.

Apakah IGD RSKD Dadi buka 24 jam?

Ya. IGD 24 jam, dengan cakupan triage (CTAS) serta penanganan true emergency & false emergency secara multidisiplin.

Bagaimana cara daftar rawat jalan secara online?

Gunakan Daftar Online yang mengarah ke regonlinerskddadi.com, lalu ikuti langkah registrasi dan pemilihan poli/jadwal.

Layanan unggulan apa yang ditonjolkan RSKD Dadi?

PHCU (intensif jiwa), pusat layanan stroke & rehabilitasi (fisioterapi/okupasi/wicara), telemedicine, dan SILEWAI.

Dokumen apa yang paling aman dibawa untuk pasien BPJS?

Skenario aman: kartu BPJS aktif + KTP + surat rujukan (kecuali kondisi gawat darurat). Mekanisme rawat jalan dapat menyesuaikan kebijakan.

Apakah jam rawat jalan/loket selalu tetap?

Tidak selalu. IGD & rawat inap 24 jam, sedangkan jam rawat jalan/loket bisa berubah (mis. Ramadan/libur). Pantau kanal resmi.

Bagaimana cara menghubungi info/pengaduan/humas?

Telepon/WhatsApp 0811 4440 0719 atau email [email protected]. Website resmi: rskddadi.sulselprov.go.id.

Rekomendasi Praktis Kalau Mau Berobat

Rangkuman rekomendasi praktis sesuai informasi yang Anda berikan.

Untuk Darurat

Untuk kondisi darurat, langsung ke IGD 24 jam.

Prioritas: Tindakan cepat

Untuk Rawat Jalan

Gunakan daftar online agar alur lebih rapi dan antrean lebih terarah.

Saran: Daftar Online

Untuk BPJS (Skenario Paling Aman)

Siapkan kartu BPJS aktif + KTP + rujukan (kecuali kasus gawat darurat). Untuk rawat jalan BPJS, mekanisme bisa berbeda (rujukan/antrean Mobile JKN, dll), sehingga mengikuti kebijakan dan kanal resmi adalah langkah paling aman.

Kontak & Alamat

Kontak resmi, alamat, website, dan Instagram resmi RSKD Dadi.

Alamat

Jl. Lanto Dg. Pasewang No.34, Maricaya Sel., Kec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90113

Catatan Jam Layanan

IGD & Rawat Inap: 24 jam.

Rawat jalan/loket: jam dapat berubah mengikuti kebijakan (mis. Ramadan/libur), sehingga disarankan memantau info kanal resmi.